Modul 01

Konfigurasi Dasar MikroTik

Modul ini membahas konsep dasar MikroTik RouterOS, manajemen identitas perangkat, keamanan akun dasar, konfigurasi DNS Server, serta pengaturan sinkronisasi waktu menggunakan NTP Client.

A. Landasan Teori

1. MikroTik RouterOS & WinBox

MikroTik RouterOS adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang khusus untuk menjadikan komputer atau perangkat keras RouterBOARD berfungsi sebagai router jaringan yang andal. Manajemen router ini umumnya dilakukan menggunakan WinBox, yaitu aplikasi GUI (Graphical User Interface) berbasis Windows yang memungkinkan pengguna mengonfigurasi router secara visual melalui MAC Address maupun IP Address.

2. Identity Router (Identitas Perangkat)

Dalam jaringan yang memiliki banyak perangkat router, penamaan identitas (Identity) sangat penting. Identitas ini berfungsi sebagai penanda unik router pada WinBox Neighbor Discovery. Mengubah nama router bawaan (default: MikroTik) membantu teknisi menghindari kesalahan pemilihan router saat melakukan manajemen jarak jauh.

3. Pengamanan Router (Account Password)

Secara bawaan, router MikroTik menggunakan username admin tanpa password. Pengubahan password pertama kali merupakan prosedur keselamatan dasar (baseline security) untuk memastikan hanya personel terotorisasi yang dapat mengakses dan merubah konfigurasi sistem.

4. Domain Name System (DNS) Server

DNS adalah sistem yang menerjemahkan nama domain (seperti google.com) menjadi alamat IP numerik. Pada MikroTik:

  • DNS External (Servers): Digunakan oleh router itu sendiri untuk menyelesaikan nama domain dari internet.
  • Allow Remote Requests: Mengaktifkan router sebagai DNS Forwarder/Cache untuk jaringan lokal (LAN), sehingga pencarian DNS oleh client menjadi lebih cepat.

5. Network Time Protocol (NTP Client)

RouterBOARD umumnya tidak memiliki baterai RTC (Real-Time Clock) internal. Oleh karena itu, router membutuhkan NTP Client (SNTP) untuk memintakan sinkronisasi tanggal dan waktu secara otomatis ke server waktu di internet (seperti time.windows.com) setiap kali terhubung ke jaringan. Akurasi waktu sangat krusial untuk pencatatan log aktivitas dan fungsi penjadwalan.

B. Langkah Kerja Konfigurasi

Persiapan: Hubungkan kabel UTP dari Port Ethernet PC ke port ether2 pada RouterBOARD. Buka WinBox, pilih MAC Address router di tab Neighbors, lalu klik Connect.
Langkah 1: Mengganti Identity Router
  1. Buka menu System → Identity.
  2. Pada kolom Name, ketik identitas baru: Router-NamaSiswa (Contoh: Router-Budi).
  3. Klik tombol Apply, lalu OK.
  4. Amati perubahan nama router pada bagian title bar aplikasi WinBox.
Langkah 2: Mengubah Password Router
  1. Buka menu System → Password.
  2. Biarkan kolom Old Password kosong (jika default).
  3. Isi kolom New Password dan Confirm Password dengan password baru.
  4. Klik tombol Change.
Langkah 3: Konfigurasi DNS Server
  1. Buka menu IP → DNS.
  2. Pada kolom Servers, klik panah bawah, tambahkan DNS Static: 103.172.172.4.
  3. Centang opsi Allow Remote Requests.
  4. Klik tombol Apply, lalu OK.
Langkah 4: Konfigurasi NTP Client (Sinkronisasi Waktu)
  1. Buka menu System → NTP Client (atau SNTP Client).
  2. Berikan centang pada opsi Enabled.
  3. Isi kolom Server DNS Names: time.windows.com.
  4. Klik tombol Apply, lalu OK.
  5. Pastikan status berubah menjadi synchronized dan waktu router terupdate secara otomatis.